You are here
Home > Studio > Mengenal Patchbay Dan Routing Studio Rekaman

Mengenal Patchbay Dan Routing Studio Rekaman

Mengenal Patchbay Dan Routing Pada Studio Rekaman. Patchbay sangat membuat sebagian orang yang berkecimpung di dunia profesional audio menjadi takut, minder, pura-pura ngerti, males, jenuh, atau bahkan sangat serius untuk mempelajarinya. Ada seorang professional audio yang mengatakan bahwa banyak orang yang menggunakan patchbay. Bahkan orang-orang yang nekad ini berani mengajarkannya pada orang banyak, padahal yang bersangkutan sama sekali tidak mengerti bagaimana caranya menggunakan patchbay yang sederhana. Artinya, apa sih, half-normalize, fully-normalize, open, parallel, link?

Baca : Mengenal Dunia Rekaman Secara Mendasar

Patchbay

Yang  terkadang di sebut dengan kata lain, yang hingga saat ini belum ada kata bakunya dalam kamus bahasa Indonesia, merupakan sebuah perangkat atau alat yang fungsi utamanya adalah memindahkan seluruh koneksi input atau output dari hamper semua alat-alat audio yang ada di dalam sebuah studio recording ataupun di lokasi FOH yang sudah permanen.

Artinya, Jika kita ingin mengirim sinyal ataupun menerima sinyal dari salah satu alat audio kita, maka kita akan mengkoneksikannya melalui patchbay ini.

Jadi, tidak lagi langsung ke masing-masing alat yang bersangkutan. Tujuan utamanya sendiri adalah, untuk memudahkan proses koneksi itu sendiri. Dengan tujuan penting lainnya adalah, tidak mengganggu koneksi lainnya yang sudah lebih dulu ada. Ada istilah kerennya untuk ini, yaitu tidak mengganggu koneksi yang sudah di normalized.

Patchbay normal yang berada dan dijual di pasaran, sudah dapat dipastikan bahwa antara konektor atas dan bawah pasti sudah tersambung, tanpa harus di jumper lagi. Artinya tanpa harus diberi tambahan kabel dibagian depannya antara konektor bagian atas dan bawahnya itu pasti.

Contohnya di konektor atas dibagian patchbay channel 1, kita sambungkan ke output konektor dari DVD player audio out yang L (Left). Sedangkan konektor bawah bagian belakang patchbay channel 1 nya kita sambungkan ke channel di mixer misal di chanel 4. Maka, dengan sendirinya DVD audio output kita yang bagian L (left) pasti sudah tersambung dengan channel 4 dari mixer kita, tanpa harus menjumper bagian depan konektor patchbaynya.

Pada umumnya ada dua macam patchbay yang ada di dunia professional audio. Ada patchbay yang koneksinya normalized. Dan ada yang koneksinya half-normalized. Pada masa-masa mixer analog masih merupakan pilihan satu-satunya, untuk keperluan insert point, di gunakanlah patchbay dengan koneksi half-normalized.

Half-Normalized Connection

Sangat umum berada di insert point. Yang artinya jika hanya ada output dari insert yang kita gunakan maka hubungan tidak terputus.

Sebagai contoh:

Jika ada mikrofon di channel 1, lalu kita gunakan insert send dari channel 1 tersebut untuk mensplit signal dari channel 1 untuk keperluan lain, misal untuk keperluan recording, maka signal dari mikrofon yang berada di channel 1 tidak akan terputus. Silahkan teman-teman mencoba sendiri di studio

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Top